Memahami ResultHK, Oleh Chunnel Lee

March 5, 2021 0 Comments


Tur Dunia Kong Dari Satu adalah pameran dan konvensi terbaru guna menghormati almarhum Kong Dari Satu, seorang tokoh politik Nusantara dan penulis, pereka esai dan wartawan terkenal yang saja menjabat sebagai wakil. Banyak bangsa yang bangga memiliki lagak politik dan sosial yang terhormat & berpengaruh, yang beroperasi membentuk bangsa dan masyarakat sedemikian rupa. Pandangan dan pendapatnya beragam dan tertanam kuat dalam pendapat dan prinsipnya. Nilai-nilai yang dia junjung tinggi ini kerap terwujud dalam buku, esai, dan artikelnya.

Karena itu, kematiannya sangat menyentuh menawan hati orang-orang yang mengelokkan mengenalnya. Sudah sepantasnya karya-karyanya kini bakal disulap menjadi satu pameran yang menampilkan tulisan dan pidatonya bersama filsuf ternama China, Lin Yun yang biasa tampil di sampingnya. Keduanya telah melakukan penuh penandatanganan buku eksklusif bersama dan pada setiap kali mereka pergi bersama, tiket nun terjual habis sudah meningkat. Sekarang, tempat Hong Kong untuk konferensi HK Dampak juga menjadi tuan rumah konferensi guna menghormati mendiang Kong Dari Satu.

Dalam antara buku-bukunya dengan terkenal adalah dengan terkenal seperti Desolate Area, Taiwan: The Making of a Modern Country, dan Desolate Area: Reflections on the Southern Shanxi Plain yang diakui secara ukuran. Karya lainnya dikategorikan nama pena dirinya dan istrinya, Lee, dan karya mereka bersama seperti Festival Buku Hong Kong, tur buku China, Yayasan Lee Kuan Yai: Asia Tenggara dan Refleksinya. Tapi, karyanya yang mengelokkan terkenal dan dihormati adalah yang dia tulis selama tanda jabatannya sebagai ketua Federasi Asosiasi Jagat rat Penulis dan Pereka (FIA WA) di dalam 2021-2. Di renggangan karya utamanya adalah bukunya Reklamasi, dengan dibuat menjadi film fitur yang dibintangi Chow Yun-fat serta kemudian di tahun yang sama, menjadi buku terlaris internasional; The Power of Two, yang dibuat sebagai serial televisi nun sukses dan tetap menjadi salah satu film dokumenter terpopuler di dunia; & yang terbaru, I Married a Cougar, yang memenangkan penghargaan khusus dari Federation of Publishers pada kawasan Asia-Pasifik.

Karyanya yang paling dikenal mungkin berasal daripada dua bukunya yang berjudul The Art of the Deal dan The Way of the Dragon. Yang pertama berkenaan dengan bagaimana menghadapi berbagai kerumitan pada bisnis sementara nun kedua berkonsentrasi pada landasan filosofis dibanding cara berpikir khusus yang lazim di budaya Sino-Portugis. Untuk seorang sosiolog, Wahid mengungkapkan keyakinannya bahwa interaksi sosial merupakan akar dari seluruh kejahatan masyarakat, sehingga menyimpulkan bahwa keegoisan individu dapat menyebabkan terciptanya keadaan dengan tidak diinginkan. Kecuali karyanya di bidang fiksi dan non fiksi, ia juga telah menerbitkan sekitar artikel di tabloid akademik yang membahas tentang filsafat ketatanegaraan, sifat manusia, histori, sosiologi, teknologi, periklanan, komunikasi, dan sastra. Artikel-artikel ini sudah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa.

Di antara karyanya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Chunnel Lee adalah: The Perils of Self-Worth, terjemahan Chunnel Lee dengan pertama kali dirilis pada bahasa Inggris sebagai Chinese Crossing the Water, Chinese Reflections on Man, Chinese Reflections on China, A Short History of the State, Sejarah Singkat Tiongkok, Sejarah Singkat Hong Kong, Refleksi Tiongkok tentang Manusia, Refleksi Tiongkok tentang Singapura, Refleksi Tiongkok pada Barat, Kondisi Manusia, Kesedihan Manusia Timur, Tangga Perusahaan Publik, Tangga Surga, Tangga Cinta, Pengobatan Tiongkok, dan Renaisans Tiongkok. Pengeluaran sgp . Terjemahan bahasa Inggrisnya yang lain adalah riwayat hidup dua jilidnya mengenai Sun Yat-hui, yang kemudian dibuat menjadi film dan jadi dasar untuk film dengan judul yang sama. Dia juga seorang penulis menguntungkan buku-buku yang bersifat akademis yang terkait dengan ilmu toleran, politik, pendidikan, pustaka, psikologi, sosiologi, pembangunan, dan sejarah.

Hasilnya adalah perpaduan patut antara kebijaksanaan Barat dan Timur. Itu adalah buku dengan tidak akan memproduksi pembacanya berpikir terlalu keras tentang maknanya. Sebaliknya, ia akan membuat mereka menyeruput konsepnya dan lambat-lambat memahami wawasan serta pelajarannya. Itu ditulis dalam bahasa bersahaja dan argumennya menusuk dengan lancar. Seseorang dapat dengan barang-kali memahami pesan dari buku ini terutama dengan hanya membaca daftar isi dengan diterjemahkan.